Makanan Pengganti Nasi

Written by Yevanus on October 12, 2020 in Diet paling ampuh with no comments.

Ubi juga kaya akan vitamin A yang baik bagi kesehatan mata, untuk mengkonsumsi ubi bisa kamu olah dengan cara direbus atau jadi pendamping makanan lainnya. Pilihan selanjutnya adalah Shirataki, bisa dalam bentuk beras, mie ataupun bihun. Shirataki ini sendiri dibuat dari glucomanan, jenis serat yang didapat dari akar tanaman konyaku. Karena kandungan kalorinya yang sangat rendah, makanan ini cocok untuk mendukung program menurunkan berat badan kamu.

Rendah karbohidrat dan tanpa kalori, shirataki ternyata juga lambat dicerna oleh tubuh sehingga membuat Moms merasa kenyang lebih lama dibanding makan nasi putih. Selain itu, shirataki juga bebas gluten, pas untuk Moms yang memiliki alergi gluten. Mengutip Healthline, pengganti nasi yang bebas gluten ini juga memiliki 9 asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Ini menjadikannya sebagai satu dari sekian banyak sumber makanan kaya protein yang baik untuk para vegetarian.

Hanya saja, Nasi shirataki ini sangat mudah larut sehingga bisa begitu cepat dicerna oleh sistem pencernaan dan memberikan efek kenyang yang cukup lama. Nah, untuk Anda yang tidak suka mengonsumsi beras merah, Anda tidak perlu khawatir. Pasalnya, ada sebuah jenis nasi putih yang diklaim memiliki kandungan karbohidrat nyaris nol persen.

Shirataki pengganti nasi

Cara paling mudah dan sehat mengonsumsi jagung adalah dengan merebusnya. Karena konsumsi jagung rebus tidak harus diberi tambahan bumbu lain. Selain bagus untuk food regimen, vitamin A, vitamin C, vitamin E, tembaga, dan zinc yang juga terkandung dalam jagung juga terbukti mampu menjaga kesehatan mata. Quinoa sendiri merupakan golongan biji-bijian yang dapat digunakan sebagai pengganti nasi.

Karena dalam membuat shirataki terdapat bahan tepung, yang disebut glukomanan. Glukomanan adalah jenis prebiotic yang bisa mengontrol bakeri probiotik dalam usus. Ketika bakteri ini terkontrol dengan baik maka sistem pencernaan kamu pun akan menjadi lancar. Makanan berbahan baku konjak di Jepang umumnya disebut konnyaku, sedangkan mie konjac yang berwarna bening disebut mie shirataki. Faktanya, konjac telah menjadi bagian dari makanan sehari-hari sebagian besar keluarga Jepang, karena manfaatnya untuk saluran pencernaan dan pembuangan racun. Berbeda dari pasta atau nasi, timun zucchini termasuk asupan rendah karbohidrat.

Tak hanya itu, timun jepang ini termasuk dalam serat larut air yang bisa membantu mengurangi lemak perut. Tidak hanya itu, nasi atau mi berbahan dasar shirataki juga bisa menjadi pilihan untuk orang-orang yang terkena diabetes. Ia adalah sumber vitamin C dan K yang sangat baik, dengan porsi half of cangkir masing-masing menyediakan 31% dan 68% dari nilai harian. Vitamin K membantu mengatur sirkulasi darah, serta memainkan peran penting dalam kesehatan tulang. Untuk memasak mi shirataki direkomendasikan membersihkannya dulu di air mengalir, kemudian menyaringnya, dan mengeringkan mi ini sebelum menggunakannya untuk memasak. Shirataki pun menjadi altenatif yang lebih sehat untuk masakan yang bebas gluten dan rendah kalori.

Comments are closed.