Dorong Perguruan Tinggi Sukseskan Vaksinasi Demi Kuliah Tatap Muka

Written by Yevanus on February 19, 2021 in Bisnis Makanan dan Minuman with no comments.

Hal ini tidak akan bisa dilakukan ketika kamu sudah masuk kuliah dan menjalani perkuliahan tatap muka. Menurut pengamat pendidikan dari Universitas Brawijaya Aulia Luqman Aziz bahwa selamanya profesi guru tidak akan tergantikan oleh teknologi. Beliau mengatakan dalam proses belajar mengajar secara tatap muka ada nilai yang bisa diambil oleh siswa, seperti proses pendewasaan sosial, budaya, etika, dan ethical yang hanya bisa didapatkan dengan interaksi sosial di dalam lingkungan pendidikan. Ia pun menegaskan, orang tua masing-masing siswa dibebaskan untuk menentukan apakah anaknya diperbolehkan ikut masuk sekolah atau tidak. Sekalipun, sekolah dan daerah tertentu telah memutuskan untuk membuka kembali kegiatan belajar tatap muka. DENPASAR, BALIPOST.com – Dunia kampus dan SMK di Bali merespons positif kebijakan baru Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang membuka semua perguruan tinggi dan SMK bisa melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka kembali.

Keempat, orang tua/wali murid menyetujui putra/putrinya melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan. Banyak kasus, anak dibebani banyak tugas namun penjelasan dari guru kurang maksimal. Di jenjang yang lebih rendah, kurangnya waktu tatap muka dengan guru membuat orang tua harus bisa diandalkan untuk menjawab segala pertanyaan anak tentang berbagai mata pelajaran. Orang tua pun bisa menjadi stres dan hilang kesabaran ketika anak tetap tidak paham.

Meski begitu, Mas Menteri juga mewajibkan sekolah menyediakan dua opsi pembelajaran, yakni belajar tatap muka dan PJJ. Walaupun demikian, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka, khususnya di perguruan tinggi. Setidaknya terdapat enam persyaratan yang harus dipenuhi oleh perguruan tinggi untuk melaksanakan kuliah tatap muka yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi. Diketahui, Pemerintah memutuskan untuk membuka kembali kegiatan belajar mengajar tatap muka per Januari 2021 tanpa mempertimbangkan zona resiko penularan covid-19 lagi.

Pembelajaran tatap muka pada 2021 mendatang ini sifatnya adalah diperbolehkan, ya, Sobat, bukan diwajibkan. Sehingga siswa bisa saja mengikuti atau tidak mengikuti pembelajaran tatap muka sesuai dengan keputusan orang tua. Setelah mengisi daftar periksa sekolah, pihak pemerintah daerah akan memberi izin kepada sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Hal tersebut juga harus diikuti dengan izin dari kepala sekolah dan orang tua murid sekolah bersangkutan. Selama pandemi, terdapat banyak perubahan pada kegiatan perkuliahan yang dilakukan, seperti kuliah tatap muka yang diubah menjadi kuliah online.

Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D menyebut kebijakan aturan mengenai pembelajaran tatap muka tidak mengalami perubahan. Mudah-mudahan tidak lama lagi vaksin Covid-19 untuk anak yang saat ini tengah ditunggu tersebut, segera dapat digunakan. Program vaksinasi pada anak-anak sangat penting untuk mengakhiri pandemi, karena kita tidak mungkin mencapai kekebalan kelompok, dimana sebagian besar komunitas tertentu harus memiliki antibodi terhadap Covid-19, termasuk anak-anak. Sementara itu, untuk guru dan staf sekolah yang memiliki penyakit komorbid, ada baiknya memastikan bahwa penyakit tersebut dalam kondisi terkendali sebelum menjalani kegiatan di sekolah. Kegiatan penerimaan mahasiswa baru dimulai bulan Juni dan dilaksanakan secara bertahap. Pihak kampus membuka jalur seleksi masuk secara nasional dan jalur masuk mandiri.

Tatap muka bagi anak kuliah

Tetapi dengan adanya pandemic ini tidak menyurutkan niat untuk mengikuti kuliah bagi Hafizh, seorang Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara yang sedang memasuki tahun keduanya di bangku perkuliahan. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam mengatakan, saat ini pihaknya Situs Bola Online tengah berkoordinasi dengan sejumlah pimpinan perguruan tinggi sebelum memutuskan buka kembali kampus untuk kegiatan belajar mahasiswa. Nida pun tidak luput mengkritik dosen yang dalam kuliah daring masih belum maksimal dan membuat kuliah menjadi tidak efisien.

Comments are closed.