Perubahan Yang Terjadi Dalam Masyarakat Sebagai Dampak Dari Covid

Written by Yevanus on March 15, 2020 in Perkonomian with no comments.

“Situasi tidak akan mereda sampai tengah September sehingga peringatan perjalanan di seluruh dunia belum bisa dicabut”. Persaingan bisnis semakin ketat dan yang bisa bertahan adalah mereka yang telah fasih menggunakan teknologi. Presiden RI Kelima, Megawati Soekarnoputri, mengajak rakyat Indonesia memperkuat gotong royong dan kedisiplinan diri dalam menghadapi pandemi virus Corona. Pemerintah bersama swasta didorong untuk terus bersinergi dalam upaya menyelamatkan UMKM dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Direktur Riset Center of Reform on Economics Piter Abdullah menilai, tanpa lonjakan kasus positif Covid-19 pun goal pertumbuhan 7-8% di kuartal II/2021 sulit dicapai. Sedangkan tahun ini, belanja negara naik Rp156,5 triliun atau tumbuh 6% dibandingkan tahun 2020.

Akibat dari Pandemi

Sebelum virus corona muncul, transportasi massal memang benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk mencapai tempat tujuan lebih cepat tanpa terjebak macet. Setiap harinya pengguna transportasi massal baik bus maupun kereta api lokal selalu dipadati penumpang. Terjadinya kelangkaan berbagai barang bahkan untuk kebutuhan medis sekalipun seperti masker dan APD menunjukkan bahwa pemerintah tidak siap menghadapi pandemi virus corona ini.

Sekitar setengah dari three,three miliar pekerja di dunia menghadapi risiko kekurangan uang dan atau kehilangan pekerjaan dalam berbagai tingkatannya. Jutaan petani di dunia, begitu juga pekerja migran menghadapi situasi ekonomi yang berat dengan berkurang atau bahkan hilangnya penghasilan mereka. Pandemi covid-19 tidak hanya dirasakan di Indonesia saja, tetapi diseluruh dunia. Berbagai upaya telah dilakukan agar masa pendemi segera berakhir karena pandemi menghancurkan seluruh sektor kehidupan, salah satunya sektor Pendidikan. Jika sebelumnya pekerja diharapkan untuk bekerja di tempat kerja, maka selama pandemi ini perusahaan juga pekerja harus beradaptasi untuk mengurangi aktivitas mereka, terutama yang melibatkan bertemunya banyak orang.

Guna menangani dampak pandemi Covid-19 di aspek sosial budaya, sejumlah guru besar Universitas Padjadjaran memberikan sejumlah gagasannya dalam Webinar Dewan Profesor Unpad Pokja Sosiohumaniora, Kamis (14/5). Indonesia kini berada pada keadaan yang cukup sulit dalam memberantas Covid-19, banyak hal yang dirugikan dengan adanya pandemic Covid-19 ini. Namun, kita semua harus optimis dalam patuh dengan aturan yang teleh ditetapakan pemerintah agar pandemic Covid-19 akan segera hilang di Indonesia dan memulihkan keadaan Indonesia khususnya dalam sektor ekonomi. Kedua, percepatan ekspor komunitas strategis dalam mendukung keberlangsungan pertanian dan ekonomi nasional. Petani adalah populasi relatif orang tua dibandingkan dengan pupulasi pekerja umum. Jika Covid 19 ini tidak terbendung hingga menembus petani dampaknya menimbulkan Kepanikan masyarakat bawah akan menambah keterpurukan produksi pangan.

Banyak sekali yang kehilangan pendapatannya dan tidak memiliki cara untuk menghidupi dirinya. Meskipun Organisasi Kesehatan Dunia telah resmi mengubah istilah social distancing menjadi bodily distancing, banyak orang masih menggunakan istilah social distancing. Pengubahan istilah ini dimaksudkan agar interaksi antar masyarakat tetap berlangsung walaupun berjauhan fisik. Tentu hal ini lebih baik, mengingat dalam konsep social distancing telah membatasi interaksi sosial masyarakat. Dalam penerapan bodily Balak Play Online distancing masyarakat diminta agar tetap terhubung menjalin interaksi sosial dengan cara yang lain.

Pandemi Covid-19 yang begitu banyak berdampak negatif juga berdampak positif bagi dunia pendidikan di Indonesia. Dampak positif ini dapat memotivasi melalui masa-masa sulit untuk terus mencapai tujuan pendidikan Indonesia yang lebih maju. Butuh penangan khusus pemda untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata di masa pandemi ini. Sebagian warga miskin di DKI Jakarta luput dari bantuan sosial karena knowledge kependudukan yang tidak akurat.

Tetap berada di rumah sebagai upaya untuk karantina atau isolasi mandiri memang mampu menurunkan tingkat interaksi dan kontak langsung, sehingga penyebaran virus corona dapat dicegah. Meski demikian, langkah tersebut tak serta-merta memberikan dampak yang positif, karena ada pula dampak negatif yang ditimbulkan. Hal ini dikarenakan tindakan karantina dan/atau karena mereka bekerja di sektor yang paling terkena imbas pandemi. Untuk itu dalam mempercepat penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Indonesia, per 20 Juli 2020 pemerintah memutuskan untuk mengubah struktur organisasi terkait Covid-19. Yang semula penangan Covid-19 dilakukan Gugus Tugas Covid-19 berubah namanya menjadi Satgas Penanganan Covid-19 yang khusus menangani pandemi Covid-19, dan Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional yang fokus memulihkan sektor perekonomian akibat pandemi. Setiap negara melalui otoritasnya meminta rakyatnya untuk tetap di rumah, menjaga jarak baik secara fisik maupun sosial bahkan melakukan lockdown untuk menghambat penyebaran virus corona.

Bahkan hari besar seperti hari raya atau natal yang sebelumnya kita sambut dengan meriah, suka cita, dan suasana ramai dan identik dengan mudik berkumpul keluarga besar belum bisa kita lakukan. Menurut perkiraan terbaru, ekonomi zona euro diperkirakan akan menyusut 7,9 persen tahun ini, dengan Jerman, ekonomi terbesar di kawasan itu, akan berkontraksi sebesar 5,four persen. Kinerja perdagangan international dipastikan akan terganggu akibat lambatnya perbaikan kinerja manufaktur, khususnya di China hingga menjelang semester pertama tahun ini. Bahkan untuk tahun ini, defisit diperkirakan masih akan melebar yakni diperkirakan 5,7% dalam APBN 2021. Sebab, saat ini Pemerintah masih terus berjuang memulihkan perekonomian yang sangat tertekan pandemi Covid-19. Mantan Bos Inter Milan Itu menyebut, rumusan program-program baru pemerintah pun diarahkan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Comments are closed.